Rabu, 04 Desember 2013

Contoh Teks Resensi



·        Judul buku : Menanam Buah Naga
·        Penyunting/ editor : Mahfudz Fauzi
·        Penerbit : Multi Informasi Mandiri (MIM)
·        Tahun Terbit : 2007
·        Cetakan ke : 5
·        Tebal buku : viii + 24 halaman + 2 cover



“Dragon fruit atau Buah Naga” nama ini semakin populer, setelah dipromosikan seegai penyeimbang gula darah, pencegah kanker usus dan penurunan kolesterol, pada sebuah acara yang bertajuk, International Agritec ’99 di Tokyo-Jepang. Khusus di Indonesia, buah naga termasuk pendatang baru. Adanya masih digerai supermaket saja. Tidak heran jika harganya cukup tinggi.
Buah naga sudah dikenal terutama di negara asal buah ini, yakni di Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Di negara Meksiko, sebgai habitat aslinya, buah naga disebut dengan nama Pitahaya dan Pitaya Roja (Pitaya  Merah). Di Vietnam, buah ini disebut Thang Loy. Di Taiwan disebut Hou Lung Kuo (naga merah) atau Shien Mie Kuo dan Huang Cing Kuo (buah emas) untuk yang berkulit kuning. Di Australia, buah ini disebut Rhino Fruit, hanya lantaran ia bercula seperti badak. Di Cina tanaman ini disebut Feuy Long Kwa. Sedangkan di Thailand yang sebgai pengekspor buah naga disebut Kaew Mangkorn
Selain karena khasiat obatnya, buah naga dicari orang karena citarasa dan bentuk buah yang eksotis. Dari segi rasa, dibanding dengan buah semangka kadar manisnya hanya 10-15 briks, maka buah ini tingkat kemanisannya mencapai 13-18 briks. Orang Eropa menyebutnya sebagai Wonderfully Nutrious- karena lezat dan kandungan vitamin yang lengkap. Sebagai tanaman yang memiliki nilai ekonomi tinggi, buah naga masih jarang dibudidayakan hanya karena sulit mendapatkan bibit dalam junlah yang cukup besar. Pada saat ini produsen bibit satu-satunya yang terbesar di Indonesia hanya di Mojokerto, baik jumlah maupun jenis-jenisnya. Dengan profit diatas 200% tanaman ini layak dibudidayakan sebagai tanaman komersial. Dan buku ini juga sangat bagus bagi semua kalangan yang ingin membudidayakan buah ini.
Buah naga (dragon fruit) dihasilkan dari tanaman kaktus jenis pemanjat. Tanaman ini berasal dari daerah beriklim tropis, yakni Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Tanaman kaktus pada umumnya jarang sekali menghasilkan buah karena mereka banyak digunakan sebgai tanaman hias. Salah satu tanaman kaktus yang bisa menghasilkan buah adalah dari sub familiy Hylocerenae.
Morfologi: Tanaman buah naga secara morfologi terdiri dari akar, batang, duri, bunga serta buah. Akar buah naga hanyalah akar serabut yang berkembang di dalam tanah dan di atas batang sebagai akar gantung. Batangnya berwarna hijau berpenampang segitiga, segi empat atau segi enam. Lebar penampang tak lebih dari 8 cm. Durinya hitam berukuran kecil. Dia tumbuh di sepanjang batang di bagian punggung sirip di sudut batang. Di bagian duri muncul ini akan tumbuh bunga. Bentuknya mirip bunga Wijaya Kusuma.
SYARAT TUMBUH:
Tanaman buah naga akan tumbuh secara optimal di daerah tropis kering. Tempat yag ideal bagi tanaman kaktus buah naga adalah dataran rendah (ideal 2-100m dpl) dengan intensitas sinar matahari yang tinggi (min 10-12 jam sehari). Karena tanaman ini termasukntanaman daerah bersuhu panas (25-35 derajat celcius). Buah naga dapat hidup di tanah yang ber-PH mendekati netral (pH 5-7)
JENIS BUAH NAGA YANG BANYAK DIBUDIDAYAKAN:
Buah naga yang kini banyak dibudidayakan adalah dari jenis buah naga putih (Hylocereus Undatus), buah naga merah (Hylocereus Costaricensis) dan buah naga kuning ( Selenicerus Megalanthus). Karena itu, masih ketiga jenis uah naga tersebut yang sudah ada di pasaran. Tapi dari ketiganya masih buah naga putih yang sering beredar di pasaran saat ini.
JENIS-JENIS BUAH NAGA:
-Hylocereus Undatus (buah naga putih)
Jenis tanaman        : Kaktus pemanjat
Nama pasaran        : Buah naga putih
Bentuk Buah          : Bulat agak lonjong
Kulit Buah             : Warna merah bersisik
Daging Buah          : Warna putih, tekstur
                               lunak, bertabur biji
                                 kecil-kecil
Berat Buah            : 500-600 gram/buah

Hylocereus Costaricencis (buah naga merah)
Jenis tanaman        : Kaktus pemanjat
Nama pasaran        : Buah naga merah
Bentuk Buah          : Bulat mirip nanas
Kulit Buah             : Warna merah bersisik
Daging Buah          : Warna merah, tekstur
                                lunak, bertabur biji kecil-kecil
Berat Buah            : 400-500 gram/buah

Text Box: Gambar buah naga kuning-Selenecereus Megalanthis (buah naga kuning)
Jenis tanaman        : Kaktus pemanjat
Nama pasaran        : Buah naga kuning
Bentuk Buah          : Bulat agak lonjong
Kulit Buah             : Warna kuning penuh tonjolan
Daging Buah          : Warna putih, tekstur
                                lunak, bertabur biji kecil-kecil
Berat Buah            : 300-400 gram/buah

CARA MEMILIH BIBIT BUAH NAGA YANG BAIK:
Langkah awal dalam menyediakan bibit adalah pemilihan bibit. Pemilihan bibit ini merupakan faktor yang sangat penting dan cukup menentukan dalam keberhasilan ududaya tanaman buah naga.
Bibit buah naga yang baik memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1.     Keadaan tanaman subur, sehat dan segar
2.     Batangnya nampak kokoh, bebas hama dan penyakit yang ditandai kulit batang tidak mulus tidak ada cacat bekas luka seragga hama dan penyakit, atau luka dan patah
3.     Batangnya berwarna hijau tua serta ujungnya utuh dan lancip

MENGOLAH LAHAN DAN MENANAM:
Tanaman buah naga tidak membutuhkan lahan tanam yang luas dan dalam. Karena akarnya hanyalah akar permukaan,berbentuk serabut, pendek (maksimal  30cm),tidak menembus sampai jau ke dalam tanah.
Membuat bedengan à Memasang tiang penyangga à Membuang lubang tanaman à Melakukan penanam
PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN:
Perawatan tanaman buah naga mutlak diperlukan jika menginginkan berhasil dalam budidaya buah naga. Perawatan yang perlu dilakukan untuk tanaman buah naga meliputi hal berikut:
Penyiraman tanaman à Pemberian pupuk àPengaturan percabangan

PEMUPUKAN BERKALA:
Pemupukan berkala adalah pemupukan yang dilaksanakan sepanjang tahun dengan interval yang berbeda sesuai dengan kebutuhan tanaman buah naga. Karena tanaman ini bisa mencapai usia 20 tahun, maka pemupukannya pun harus disesuaikan dengan kehidupan jangka panjangnya.

PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT:
1.     Hama semut merah menyerang bagian ujung batang yang masih muda dan pergelangan ruas batang. Pemberantasan hama ini menggunak insektisida, seperti: Basudin 50 EC atau Matador
2.     Hama bekicot menyerang tunas-tunas muda calon cabang buah naga. Pemberantasan dengan membuang dan membasmi semua bekicot disekitar tanaman buah naga.
3.     Jamur Fusarium Oxysporum Schl yang meyebabkan penyakit layu fusarium. Pemberantasan bisa menggunakan fungisida seperti Benlate T 20 WP atau Derosal 60 WP. Dan masih banyak lagi penyakit jamur yang menyerang tanaman buah naga.
Dan disini penulis sengaja ingin memberi saran cara bagaimana cara menanam buah naga untuk semua kalangan. Buku “Menanam Buah Naga” cukup baik jika dibanding buku lain. Selain itu penulis juga sudah menpraktekan cara yang ada pada buku dan hasil cukup memuaskan. Hingga buku ini sangat cocok bagi para pengusaha maupun yang bukan pengusaha ingin mencoba menanam buah naga dalam jangka lama maupun pendek.


ISI:
Buku ini memang sangat bagus hampir tidak ada kelemahan dan mempunyai banyak keunggulan. Penulis juga sudah mempunyai banyak pengalaman dalam menanam buah naga, sehingga sudah sangat mengenali tanaman buah naga.
Ada kelemahan dibuku ini yaitu ada bebrapa kata sulit dipahami dan dimengerti, sehingga banyak sekali orang-orang yang lagi belajar (orang awam) kesulitan dalam mengartikan kata-kata tersebut.
Dan berikut keunggulan buku:
1.     Enak dibaca, informatif, hemat waktu dan harga murah
2.     Tidak bertele-tele dan langsung ke pokok bahasan
3.     Ditulis oleh pelaku bisnis bukan dan bukan hasil dari wawancara
4.     Berisi peluang usaha dan prosentase keuntungannya
5.     Gambar lengkap dan jelas
6.     Cover+ kertas isi buku cukup tebal sehingga tidak mudah rusak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar