·
Judul buku :
Menanam Buah Naga
·
Penyunting/
editor : Mahfudz Fauzi
·
Penerbit : Multi
Informasi Mandiri (MIM)
·
Tahun
Terbit : 2007
·
Cetakan ke : 5
·
Tebal buku :
viii + 24 halaman + 2 cover
“Dragon
fruit atau Buah Naga” nama ini semakin populer, setelah
dipromosikan seegai penyeimbang gula darah, pencegah kanker usus dan penurunan
kolesterol, pada sebuah acara yang bertajuk, International Agritec ’99 di
Tokyo-Jepang. Khusus di Indonesia, buah naga termasuk pendatang baru. Adanya
masih digerai supermaket saja. Tidak heran jika harganya cukup tinggi.
Buah naga sudah dikenal terutama di negara asal buah
ini, yakni di Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Di negara Meksiko, sebgai
habitat aslinya, buah naga disebut dengan nama Pitahaya dan Pitaya Roja (Pitaya Merah). Di Vietnam, buah ini disebut Thang Loy. Di Taiwan disebut Hou Lung Kuo (naga merah) atau Shien Mie Kuo dan Huang Cing Kuo (buah emas) untuk yang berkulit kuning. Di
Australia, buah ini disebut Rhino Fruit,
hanya lantaran ia bercula seperti badak. Di Cina tanaman ini disebut Feuy Long Kwa. Sedangkan di Thailand
yang sebgai pengekspor buah naga disebut Kaew
Mangkorn
Selain karena khasiat obatnya, buah naga dicari
orang karena citarasa dan bentuk buah yang eksotis. Dari segi rasa, dibanding
dengan buah semangka kadar manisnya hanya 10-15 briks, maka buah ini tingkat
kemanisannya mencapai 13-18 briks. Orang Eropa menyebutnya sebagai Wonderfully Nutrious- karena lezat dan
kandungan vitamin yang lengkap. Sebagai tanaman yang memiliki nilai ekonomi
tinggi, buah naga masih jarang dibudidayakan hanya karena sulit mendapatkan
bibit dalam junlah yang cukup besar. Pada saat ini produsen bibit satu-satunya
yang terbesar di Indonesia hanya di Mojokerto, baik jumlah maupun
jenis-jenisnya. Dengan profit diatas 200% tanaman ini layak dibudidayakan
sebagai tanaman komersial. Dan buku ini juga sangat bagus bagi semua kalangan
yang ingin membudidayakan buah ini.
Buah naga (dragon fruit) dihasilkan dari tanaman
kaktus jenis pemanjat. Tanaman ini berasal dari daerah beriklim tropis, yakni
Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Tanaman kaktus pada umumnya jarang sekali
menghasilkan buah karena mereka banyak digunakan sebgai tanaman hias. Salah
satu tanaman kaktus yang bisa menghasilkan buah adalah dari sub familiy Hylocerenae.
Morfologi: Tanaman buah naga secara morfologi
terdiri dari akar, batang, duri, bunga serta buah. Akar buah naga hanyalah akar
serabut yang berkembang di dalam tanah dan di atas batang sebagai akar gantung.
Batangnya berwarna hijau berpenampang segitiga, segi empat atau segi enam.
Lebar penampang tak lebih dari 8 cm. Durinya hitam berukuran kecil. Dia tumbuh
di sepanjang batang di bagian punggung sirip di sudut batang. Di bagian duri
muncul ini akan tumbuh bunga. Bentuknya mirip bunga Wijaya Kusuma.
SYARAT TUMBUH:
Tanaman buah naga akan tumbuh secara optimal di
daerah tropis kering. Tempat yag ideal bagi tanaman kaktus buah naga adalah
dataran rendah (ideal 2-100m dpl) dengan intensitas sinar matahari yang tinggi
(min 10-12 jam sehari). Karena tanaman ini termasukntanaman daerah bersuhu
panas (25-35 derajat celcius). Buah naga dapat hidup di tanah yang ber-PH
mendekati netral (pH 5-7)
JENIS BUAH NAGA YANG BANYAK DIBUDIDAYAKAN:
Buah naga yang kini banyak dibudidayakan adalah dari
jenis buah naga putih (Hylocereus Undatus), buah naga merah (Hylocereus Costaricensis)
dan buah naga kuning ( Selenicerus Megalanthus). Karena itu, masih ketiga jenis
uah naga tersebut yang sudah ada di pasaran. Tapi dari ketiganya masih buah
naga putih yang sering beredar di pasaran saat ini.
JENIS-JENIS
BUAH NAGA:
-Hylocereus Undatus (buah naga putih)
Jenis tanaman :
Kaktus pemanjat
Nama pasaran : Buah naga putih
Bentuk Buah : Bulat agak lonjong
Kulit Buah : Warna merah bersisik
Daging Buah : Warna putih, tekstur
lunak, bertabur biji
kecil-kecil
Berat Buah : 500-600 gram/buah
Nama pasaran : Buah naga putih
Bentuk Buah : Bulat agak lonjong
Kulit Buah : Warna merah bersisik
Daging Buah : Warna putih, tekstur
lunak, bertabur biji
kecil-kecil
Berat Buah : 500-600 gram/buah
Hylocereus
Costaricencis (buah naga merah)
Jenis tanaman :
Kaktus pemanjat
Nama pasaran : Buah naga merah
Bentuk Buah : Bulat mirip nanas
Kulit Buah : Warna merah bersisik
Daging Buah : Warna merah, tekstur
lunak, bertabur biji kecil-kecil
Berat Buah : 400-500 gram/buah
Nama pasaran : Buah naga merah
Bentuk Buah : Bulat mirip nanas
Kulit Buah : Warna merah bersisik
Daging Buah : Warna merah, tekstur
lunak, bertabur biji kecil-kecil
Berat Buah : 400-500 gram/buah
-Selenecereus
Megalanthis (buah naga kuning)
Jenis tanaman :
Kaktus pemanjat
Nama pasaran : Buah naga kuning
Bentuk Buah : Bulat agak lonjong
Kulit Buah : Warna kuning penuh tonjolan
Daging Buah : Warna putih, tekstur
lunak, bertabur biji kecil-kecil
Berat Buah : 300-400 gram/buah
Nama pasaran : Buah naga kuning
Bentuk Buah : Bulat agak lonjong
Kulit Buah : Warna kuning penuh tonjolan
Daging Buah : Warna putih, tekstur
lunak, bertabur biji kecil-kecil
Berat Buah : 300-400 gram/buah
CARA MEMILIH BIBIT BUAH NAGA YANG BAIK:
Langkah awal dalam menyediakan bibit adalah
pemilihan bibit. Pemilihan bibit ini merupakan faktor yang sangat penting dan
cukup menentukan dalam keberhasilan ududaya tanaman buah naga.
Bibit buah naga yang baik memiliki ciri-ciri sebagai
berikut:
1. Keadaan
tanaman subur, sehat dan segar
2. Batangnya
nampak kokoh, bebas hama dan penyakit yang ditandai kulit batang tidak mulus
tidak ada cacat bekas luka seragga hama dan penyakit, atau luka dan patah
3. Batangnya
berwarna hijau tua serta ujungnya utuh dan lancip
MENGOLAH LAHAN DAN MENANAM:
Tanaman buah naga tidak membutuhkan lahan tanam yang
luas dan dalam. Karena akarnya hanyalah akar permukaan,berbentuk serabut,
pendek (maksimal 30cm),tidak menembus
sampai jau ke dalam tanah.
Membuat bedengan à Memasang tiang
penyangga à
Membuang lubang tanaman à Melakukan penanam
PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN:
Perawatan tanaman buah naga mutlak diperlukan jika
menginginkan berhasil dalam budidaya buah naga. Perawatan yang perlu dilakukan
untuk tanaman buah naga meliputi hal berikut:
Penyiraman tanaman à Pemberian pupuk
àPengaturan
percabangan
PEMUPUKAN BERKALA:
Pemupukan berkala adalah pemupukan yang dilaksanakan
sepanjang tahun dengan interval yang berbeda sesuai dengan kebutuhan tanaman
buah naga. Karena tanaman ini bisa mencapai usia 20 tahun, maka pemupukannya
pun harus disesuaikan dengan kehidupan jangka panjangnya.
PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT:
1. Hama
semut merah menyerang bagian ujung batang yang masih muda dan pergelangan ruas
batang. Pemberantasan hama ini menggunak insektisida, seperti: Basudin 50 EC
atau Matador
2. Hama
bekicot menyerang tunas-tunas muda calon cabang buah naga. Pemberantasan dengan
membuang dan membasmi semua bekicot disekitar tanaman buah naga.
3. Jamur
Fusarium Oxysporum Schl yang meyebabkan penyakit layu fusarium. Pemberantasan bisa
menggunakan fungisida seperti Benlate T 20 WP atau Derosal 60 WP. Dan masih
banyak lagi penyakit jamur yang menyerang tanaman buah naga.
Dan disini penulis sengaja ingin memberi saran cara
bagaimana cara menanam buah naga untuk semua kalangan. Buku “Menanam Buah Naga”
cukup baik jika dibanding buku lain. Selain itu penulis juga sudah menpraktekan
cara yang ada pada buku dan hasil cukup memuaskan. Hingga buku ini sangat cocok
bagi para pengusaha maupun yang bukan pengusaha ingin mencoba menanam buah naga
dalam jangka lama maupun pendek.
ISI:
Buku ini memang sangat bagus hampir tidak ada
kelemahan dan mempunyai banyak keunggulan. Penulis juga sudah mempunyai banyak
pengalaman dalam menanam buah naga, sehingga sudah sangat mengenali tanaman
buah naga.
Ada kelemahan dibuku ini yaitu ada bebrapa kata
sulit dipahami dan dimengerti, sehingga banyak sekali orang-orang yang lagi
belajar (orang awam) kesulitan dalam mengartikan kata-kata tersebut.
Dan berikut keunggulan buku:
1. Enak
dibaca, informatif, hemat waktu dan harga murah
2. Tidak
bertele-tele dan langsung ke pokok bahasan
3. Ditulis
oleh pelaku bisnis bukan dan bukan hasil dari wawancara
4. Berisi
peluang usaha dan prosentase keuntungannya
5. Gambar
lengkap dan jelas
6. Cover+
kertas isi buku cukup tebal sehingga tidak mudah rusak
Tidak ada komentar:
Posting Komentar